Langsung ke konten utama

BERBURU JAM

Mendekati bulan Januari 2011 kesibukan dan kekhawatiran mulai menghampiri bapak-dan ibu guru yang harus memenuhi 24 jam. Ah apakah aku termasuk di dalamnya...( semoga benar-benar bisa pasrah dan ikhlas). ketentuan dan peratiran yang berubah bahwa guru bersertifikasi harus memenuhi 24 jam mengajar sesuai bidang akan mulai diberlakukan bulan Januari mendatang. Benar-benar murni hanya jam mengajar semata. Beberapa guru telah  sibuk hunting ke sekolah-sekolah lain dengan harapan menemukan kekurangan yang dimiliki. Wali kelas, ekstra bahkan mengajar mapel serumpun sudah tak diperkenankan lagi. Heboh dan mungkin juga mincul gejolak. apalagi kemudian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kemudian menyampaikan alternatif solusi, dengan mendistribusikan guru sesuai ketentuan pusat. Panik, itulah yang muncul karena pilihan yang muncul kemudian hanya menerima ditempatkan dimana saja atau berhenti jadi guru.panik, sedih dan kecewa karena usaha peningkatan kualitas pendidikan Indonesia kemidian berujung pada pemerkosaan guru. pemerkosaan jam, pemerkosan pekerjaan dan sekarang pemerkosaan penempatan. entahlah aku pun tak memiliki sedikit pemikiran untuk meyumbangkan saran, atau akupun telah terjebak pada situasi berburu jam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ONLINE DEMI DOGMIT UNTUK PENINGKATAN POTENSI DIRI

“ Siang malam ku selalu menatap layar terpaku, aku on line, online, on line, on line ……….” itulah sepenggal lagu Saykoji yang pernah hits beberapa waktu yang lalu. Dan online sepertinya sekarang telah menjadi kebutuhan dasar. Namun tentunya akan lebih bermanfaat jika online yang dilakukan bukan sekedar untuk fun saja, tapi lebih untuk memperoleh manfaat bagi meningkatkan potensi diri. Maka salah satunya online, untuk mengikuti DOGMIT, Diklat Online Guru Melek IT. Sebagai guru, dalam rangka meningkatkan kompetensi tentunya harus terus mengikuti perkembangan teknologi. Menurut saya pribadi, penguasan teknologi bagi guru mutlak dibutuhkan untuk pengembangan pembelajaran di kelas. Mau tidak mau kita terus dihadapkan pada perkembangan teknologi yang pesat. Jika guru hanya santai dan malas belajar, tentunya akan tertinggal. Belajar sepanjang hayat bukan saja milik siswa, tapi juga milik guru. Oleh karena itu tentunya, guru tidak boleh berpuas diri dengan ilmu dan pengetahuan yang dimil...

EKSPLORASI ELABORASI DAN KONFIRMASI DALAM RPP AKUNTANSI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN NO: 1 Satuan Pendidikan       : MAN YOGYAKARTA II Kelas / Semester          : XI / Satu Program                         : IPS Mata Pelajaran             : AKUNTANSI Jumlah Pertemuan       : 3 X Pertemuan Standar Kompetensi   : 5. Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa Kompetensi Dasar    : A.    Indikator Pencapaian Kompetensi : Mendefinisikan pengertian akuntansi Menjelaskan kualitas informasi akuntansi Menjelaskan proses akuntansi dan kualitas informasi akuntansi Mengidentifikasi kegunaan informasi akuntansi bagi masing-masing pemakai Mengidentifikasi macam-macam bidang- bidang akuntansi Mengidentifikasi etika profesi akuntan B. ...
SEKOLAH RAMAH ANAK DAN BANGKITNYA GENERASI EMAS INDONESIA Korban kekerasan dan tawuran antar pelajar yang terjadi akhir-akhir ini cukup mencengangkan. Dari data yang ada tercatat enam orang  (siswa dan mahasiswa) yang tewas dalam aksi kekerasan tersebut.  Kemudian, apakah kita hanya akan diam saja? Tentu tidak! Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan rekomendasi  terhadap penyelesaian kasus kekerasan pelajar Indonesia. Pemerintah bersama sekolah, masyarakat dan orang tua diminta untuk segera mewujudkan 'Sekolah Ramah Anak'. Dimana Sekolah harus menjadi rumah besar di mana anak didik dan guru serta orangtua bersentuhan dan tak ada kekerasan apalagi diskriminasi. Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggungjawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak.. Sebagaimana bunyi dalam pasal 4 ...